Oleh: beamnews | April 3, 2008

Manajemen Transportasi

Perencanaan dan Manajemen Transportasi

Oleh: Kusumo DS

(Dosen Teknik Sipil Politeknik Negeri Jakarta)

Tingkat polusi udara yang semakin meningkat tidak dapat dipisahkan dengan masalah perencanaan dan manajemen transportasi. Manajemen transportasi yang baik memang harus diterapkan untuk melancarkan arus lalu lintas dan meningkatkan tingkat mobilitas serta berkelanjutan.  Upaya ini sangat baik karena dapat menurunkan tingkat emisi dan konsumsi bahan bakar.Untuk itu diperlukan pemikiran dan perencanaan yang tepat dalam membuat sebuah sarana transportasi umum yang dapat memecahkan permasalahan lingkungan yang diakibatkan perningkatan kebutuhan akan transportasi, selain juga menurunkan kemacetan lalu lintas.
Sistem transportasi umum yang dikelola dengan baik dapat menurunkan tingkat pertumbuhan jumlah pengendara kendaraan pribadi dan motor pertahunnya dalam periodeh 2000 – 2005 – 2006 – 2015 sebesar 0,8 kali dan 0,5 kali dari pertumbuhan selama periode 1999 –2000. Hal ini dapat menurunkan tingkat polutan secara signifikan.
Untuk membangun sistem transportasi yang baik memang memerlukan proses yang jangka panjang. Pertumbuhan kendaraan yang pesat seperti sekarang ini dalam bidang teknologi tidak dapat memecahkan masalah polusi udara, karena itu diperlukan efektivitas dari tranportasi umum itu sendiri agar menjadi kunci penurunan emisi kendaraan jangka panjang.
Kebijakan pemerintah kota dalam pengelolaan transportasi yang salah akan berakibatkan fatal dibelakang hari. Sebagai contoh: Kebijakan pemberian ijin usaha angkutan darat dengan jarak pendek menggunakan “AngKot” (Angkutan kota dengan mobil kecil) Kerugian apa dikemudian hari?

·        Penggunaan BBM sangat besar dan boros.

·        Terjadi kemacetan disetiap jaringan jalan terutama pada pusat-pusat keramian.

·        Sulit pengaturannya.

·        Beban kota semakin tinggi seperti penggunaan lahan untuk terminal dan parkir kendaraan.

·        Tingkat polusi udara yang tinggi

·        Timbul masalah keamanan dan keselamatan

·        Keindahan dan kebersihan kota akan terganggu

·        Dll.

Transportasi merupakan pemindahan barang dan manusia dari tempat asal (dari mana kegiatan pengangkutan dimulai) ke tempat tujuan (kemana kegiatan pengangkutan diakhiri). Transportasi bukanlah tujuan, melainkan sarana untuk mencapai tujuan yang berusaha mengatasi kesenjangan jarak dan waktu. Jasa transportasi merupakan salah satu factor masukan (input) dari kegiatan produksi, perdagangan, pertanian, dan kegiatan ekonomi lainnya.Manusia sangat membutuhkan transportasi karena untuk memenuhi kebutuhan hidup yang sangat beraneka ragam yang umumnya berkaitan dengan produksi barang dan jasa. Selain itu manfaat transportasi dapat dilihat dari berbagai segi kehidupan masyarakat, yakni manfaat ekonomi, manfaat social, manfaat politis, dan manfaat kewilayahan.Kemudahan yang dapat diperoleh karena transportasi bagi manusia adalah mudahnya mengatasi jarak anatara sumber daya manusia dengan sumber daya alam atau barang produksi yang dibutuhkan manusia yang terletak pada masing-masing geografi.Karena begitu pentingnya transportasi bagi kehidupan manusia, maka perlu dilakukan pengelolaan atau manajemen transportasi yang baik.Pada umumnya, manajemen transportasi menghadapi tiga tugas utama:

1.     Menyusun rencana dan program untuk mencapai tujuan dan misi organisasi secara keseluruhan,

2.     Meningkatkan produktivitas dan kinerja perusahaan

3.     Mengoperasikan angkutanSecara garis besar, manajemen transportas dapat ditinjau dari dua sisi yaitu:

1.     Manajemen transportasi dalam industri atau perusahaan

2.     Manajemen transportasi dalam masyarakat (public transport)Sedangkan jenis alat transportasi yang sudah umum dikenal yaitu meliputi:

1.     Angkutan jalan raya2.     Angkutan kereta api

3.     Angkutan sungai, danau dan penyeberangan (ASDP)

4.     Angkutan laut

5.     Angkutan udara

6.     Angkutan pipa

7.     Angkutan gabungan (kontainerisasi)

Negara dan kota yang telah maju tidak terdapat Angkot, mereka menggunakan angkutan masal yang bersih dan nyaman, seperti: angkutan kereta listrik, monorel atau MRT.Upaya penurunan emisi gas kendaraan ini telah dimulai dengan adanya program Busway di Jakarta dan akan diikuti dengan sistem transportasi yang lebih konprehensif dalam tingkat makro. Peran Pemerintah dalam masalah penurunan emisi gas buang memang sangat besar, kerena kebijakan yang dihasilkan dalam hal tata transportasi memungkinkan adanya perubahan dalam masalah transportasi.
Inisiatif dari pemerintah daerah dalam masalah transportasi memang sangat diperlukan, karena manajemen dan perencanaan transportasi seharusnya dilakukan oleh pemerintah daerah terutama dinas perhubungan. Contoh yang bisa dilihat Jakarta, di wilayah Jakarta ini harus diciptakan sebuah sistem penegakan pengawasan atas penggunaan lahan agar mengacu sesuai dengan master plan Jakarta.
Dalam menjalankan master plan ini seharusnya diadakan evaluasi atas penggunaan lahan yang ada dan juga penyelenggaraan dengar pendapat seputar draft regulasi sebagai revisi dari penggunaan lahan. Tindakan lain yang dapat dilakukan dalam mencangkup persiapan atas blueprint infrastruktur transportasi yang berkesinambungan dan skema pengaturan keperluan lalu lintas yang komprehensif.
Kegiatan inspeksi dan perawatan (I&M) diimplementasikan berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan no 14 tahun 1992. Dalam rangka meningkatkan implementasinya, regulasi yang berlaku seharusnya dikaji ulang dan kebijakan pemerintah seputasr inspeksi kendaraan pada tingkat nasional juga dikembangkan beriringan.
Program ini harus dilaksanakan secara aktif pada tingkat nasional melalui pengembangan standar operasi dan prosedur I&M dan sistem informasi untuk penyebaran data. Juga diperlukan sistem keperluan pelaporan dari program ini. Kampanye publik juga menjadi sarana efektif yang menjadi komponen penting dalam mempromosikan program ini secara nasional.
Bagaimana dengan manajemen transportasi Kota -depok?

Semoga dapat belajar dari pengalaman pengelolaan transportasi kota-kota besar di Indonesia yang masih banyak tidak teratur untuk tidak terulang di Kota – kota yang sedang tumbuh.

About these ads

Responses

  1. Saya setuju bahwa angkot memiliki banyak kerugian dibalik manfaatnya.

    Kebanyakan supir angkot2 pd saat dijalan berkemudi dgn ugal2an. Karena menurut saya, kebanyakan pengemudi dijalan, berkonsentrasi untuk berkendaraan aman, cepat, dan sampai tujuan. Akan tetapi , konsentrasi supir angkot di jalan terbagi2, misalnya untuk mencari sewa(penumpang) sehingga antar sesama supir angkot saling berebut yg mengakibatkan lalu lintas kacau, menurunkan penumpang di sembarang tempat sehingga dpt mengakibatkan konflik dgn pengendara lain, dll.

    Hal ini dpt menggangu pengguna jalan lainnya DAN POLISI JUGA SEAKAN2 SUDAH BOSAN memperingatkannya walaupun sebenarnya sudah banyak insiden yg melibatkan angkot, seakan2 kita harus menghormati mereka dgn alasan utk “mencari sesuap nasi” walaupun mereka berulang2 kali melakukan hal yg salah di depan kita.

    Jd saya setuju bahwa untuk memecahkan masalah kemacetan yg berdampak besar bagi negara dgn menata ulang lagi sistem transportasi kota dan masalah angkot harus benar2 dikelola dgn profesional oleh Departemen Perhubungan (yg saat ini seakan2 angkat tangan dgn masalah angkot) dan kembalikan fungsi2 terminal seperti semestinya.

  2. apa yang disamaikan pak Kusumo DS itu banyak benarnya. Yang kurang tepat itu terjadi ego sektor dalam rekayasa moda transportasi itu sendiri, sehingga penataan yang semula ditujukan untuk memperlancar urat nadi pekenonomian, akhirnya bergeser arah tujuan. Sehingga harapan tinggal harapan. apalagi kita ini terkadang tidak mau bersusah payah memprediksi OD/Demand Forecast, sehingga kedepan lebih banyak melesetnya perencanaan tsb.

  3. [...] http://beamnews.wordpress.com/2008/04/03/manajemen-transportasi/ [...]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: